thumbnail

Soal Jawaban Bentuk Molekul Ion Hibridisasi Ikatan Kimia

Soal Pembahasan Bentuk Molekul Ion NH4+ Tetrahedral
Soal bentuk molekul senyawa NH4+ (nomor atom N=7, elektron valensi atom N=5; nomor atom H=1, elektron valensi atom H=1)
Jawaban: berbentuk tetrahedral sesuai AX4.
Pembahasan:
Konfigurasi elektron atom N: 1s2 2s2 2p3, elektron valensi 5.
Konfigurasi elektron ion N+: 1s2 2s2 2p2, elektron valensi 4.
Konfigurasi elektron atom H: 1s1, elektron valensi 1.
Bentuk molekul senyawa NH4+ menurut teori VSEPR
Struktur Lewis:
ikatan ion NH4
N+ sebagai pusat memiliki 4 elektron valensi, semua elektron valensi terlibat dalam ikatan dengan empat atom H di sekitarnya, masing-masing membentuk ikatan tunggal (PEI=4) maka ion N+ tidak memiliki pasangan elektron bebas (PEB=0) sehingga NH4+ diprediksi berbentuk tetrahedral AX4.
bentuk ion NH4
Bentuk molekul senyawa NH4+ menurut teori hibridisasi
Diagram orbital ion N+:
konfigurasi ion NH4
Dalam molekul NH4+, N+ mengikat 4 atom H. Pengikatan ini dapat berlangsung dengan mengeksitasi 1 elektron dari orbital 2s ke orbital 2p.
ion senyawa NH4
Kemudian 4 elektron dari 4 atom H memasuki orbital 2s dan 2p sehingga terbentuk orbital hibrida sp3.
hibridisasi ion NH4
Jadi, molekul NH4+ diprediksi berbentuk tetrahedral.
Soal Pembahasan Bentuk Molekul Ion I3- Linear
I3- (nomor atom I=53, elektron valensi atom I=7)
Jawaban: berbentuk linear sesuai AX2E3.
Pembahasan:
Konfigurasi elektron atom I: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p5, elektron valensi 7.
Konfigurasi elektron ion I-: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6, elektron valensi 8.
Bentuk molekul senyawa I3- menurut teori VSEPR
Struktur Lewis:
ikatan ion I3
I- sebagai pusat memiliki 8 elektron valensi, dua elektron valensi terlibat dalam ikatan dengan dua atom I di sekitarnya, masing-masing membentuk ikatan tunggal (PEI=2) maka I- memiliki tiga pasangan elektron bebas (PEB=3) sehingga I3- diprediksi berbentuk linear AX2E3.
bentuk ion I3
Bentuk molekul senyawa I3- menurut teori hibridisasi
Diagram orbital ion I-:
konfigurasi ion I3
Dalam molekul I3-, I- mengikat 2 atom I. Pengikatan ini dapat berlangsung dengan mengeksitasi 1 elektron dari orbital 5p ke orbital 5d.
ion senyawa I3
Kemudian 2 elektron dari 2 atom I memasuki orbital 5p dan 5d sehingga terbentuk orbital hibrida sp3d. Bentuknya bukan segitiga bipiramida, tetapi berbentuk linear. Hal ini disebabkan, tiga dari orbital sp3d digunakan untuk menampung tiga pasang elektron bebas dari ion I-.
hibridisasi ion I3
Jadi, molekul I3- diprediksi berbentuk linear.
Soal Pembahasan Bentuk Molekul Ion AlCl4- Tetrahedral
AlCl4- (nomor atom Al=13, elektron valensi atom Al=3; nomor atom Cl=17, elektron valensi atom Cl=7)
Jawaban: berbentuk tetrahedral sesuai AX4.
Pembahasan:
Konfigurasi elektron atom Al: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1, elektron valensi 3.
Konfigurasi elektron ion Al-: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2, elektron valensi 4.
Konfigurasi elektron atom Cl: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5, elektron valensi 7.
Bentuk molekul senyawa AlCl4- menurut teori VSEPR
Struktur Lewis:
ikatan ion AlCl4
Al- sebagai pusat memiliki 4 elektron valensi, semua elektron valensi terlibat dalam ikatan dengan empat atom Cl di sekitarnya, masing-masing membentuk ikatan tunggal (PEI=4) maka ion Al- tidak memiliki pasangan elektron bebas (PEB=0) sehingga AlCl4- diprediksi berbentuk tetrahedral AX4.
bentuk ion AlCl4
Bentuk molekul senyawa AlCl4- menurut teori hibridisasi
Diagram orbital ion Al-:
konfigurasi ion AlCl4
Dalam molekul AlCl4-, Al- mengikat 4 atom Cl. Pengikatan ini dapat berlangsung dengan mengeksitasi 1 elektron dari orbital 3s ke orbital 3p.
ion senyawa AlCl4
Kemudian 4 elektron dari 4 atom Cl memasuki orbital 3s dan 3p sehingga terbentuk orbital hibrida sp3.
hibridisasi ion AlCl4
Jadi, molekul AlCl4- diprediksi berbentuk tetrahedral.