Kirim soal matematika fisika kimia mu.

soal@gupak.com
atau klik premiumPREMIUM
Membantu Anak Anda di Usia Taman Kanak-kanak
Keluarga adalah tempat kita menerima pendidikan untuk pertama kalinya dalam kehidupan kita. Orang tua memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan pembelajaran anak. Biro Pendidikan (Education Bureau (EDB)) ingin menyampaikan pesan berikut kepada semua orang tua:
  1. Pendidikan dimulai di keluarga. Orang tua adalah guru yang pertama dan paling penting bagi anaknya;
  2. Untuk mengasuh anak, taman kanak-kanak tentunya memainkan peran penting, tapi taman kanak-kanak tidak akan pernah dapat menggantikan pendidikan keluarga.
Tahukah Anda tentang anak-anak taman kanak-kanak?
Mari kita dengar apa kata mereka:
manfaat taman kanak-kanak TK
● Selama tahun-tahun awal, tubuh saya tumbuh dengan pesat. Saya harus banyak berolah raga untuk mempelajari koordinasi gerakan tubuh dan mengerti konsep-konsep mengenai ruang seperti atas dan bawah, jauh dan dekat. Saya suka berlari, melompat, mendaki, bersepeda dan sebagainya. Tolong biarkan saya melakukan cukup aktivitas fiik setiap hari agar saya dapat tumbuh lebih tinggi dan lebih kuat.
● Ketika saya berusia tiga tahun, saya tidak dapat memegang pensil dengan baik untuk menulis atau menggambar. Saya butuh banyak kesempatan untuk menggambar bebas dan permainan pra-menulis seperti Play-Doh (plastisin), menyulam manik-manik dan sebagainya. Antara usia empat atau lima, saya dapat mengontrol jari saya dan pensil dengan lebih baik. Koordinasi saya juga menjadi lebih baik. Saya kemudian siap untuk menulis.
● Saya perlu sering bermain dengan mainan untuk melatih keterampilan motorik halus saya. Bermain dengan mainan itu menyenangkan. Itu juga membantu perkembangan intelektual saya. Beberapa mainan, seperti balok dan Play-Doh, dapat melepaskan kreativitas saya. Bermain dengan air dan tanah dapat meredakan emosi saya. Belajar dengan bermain dapat memberi saya pengalaman belajar yang menyenangkan, membantu saya berpikir lebih cepat dan belajar lebih baik!
● Ketika saya pertama kali masuk taman kanak-kanak, saya hanya dapat mengucapkan frasa-frasa singkat. Saya suka berbicara pada diri sendiri dan menirukan apa yang dikatakan orang dewasa. Di taman kanak-kanak, saya belajar melalui permainan dan aktivitas seperti permainan peran dan permainan imajinatif. Dari tahun ke tahun kemampuan bahasa saya berkembang. Lambat laun, saya dapat berkomunikasi secara lebih efektif menggunakan kalimat yang lebih kompleks dan kosakata abstrak!
● Pada waktu masuk taman kanak-kanak, saya agak egois dan tidak dapat memahami pendapat atau perspektif orang lain. Bermain dengan anak-anak lain di taman kanak-kanak membantu saya belajar sikap yang benar untuk bergaul dengan orang lain. Pada saat yang sama, saya memiliki kontrol diri yang lebih baik untuk mematuhi peraturan ketika menjadi bagian dari sebuah kelompok.
● Saya suka seni dan kerajinan tangan. Di taman kanak-kanak, guru membiarkan saya mengamati, menggambar dan mencipta dengan beragam bahan seni. Saya menjadi sadar akan hal-hal di sekitar saya dan ini membantu pemahaman dan apresiasi saya. Berangsur-angsur, saya dapat menggambar gambargambar sederhana seperti orang, rumah, pesawat terbang dan sebagainya. Saya bahkan dapat menggunakan imajinasi saya untuk mengekspresikan diri dan membuat gambaran saya sendiri.
Selesaikan Masalah Belajar Anak.
● Sebelum masuk taman kanak-kanak, saya perlu orang dewasa untuk membantu saya makan, berpakaian dan merapikan diri. Di taman kanakkanak, saya belajar makan, mencuci tangan, menyeka mulut, dan pergi ke toilet sendiri. Ibu dan ayah, memberi saya lebih banyak kesempatan untuk mencoba, sehingga saya dapat merawat diri sendiri dan membentuk kebiasaan kesehatan diri yang baik.
● Selama tahun-tahun awal, saya belajar dari pengalaman hidup yang sesungguhnya. Saya menggunakan pancaindra saya untuk mengeksplorasi hal-hal di sekitar saya, misalnya, saya mengamati dengan mata saya, menyentuh dan memanipulasi barang-barang dengan tangan saya dan sebagainya. Pertama-tama, saya menilai hal-hal dengan intuisi. Ketika saya menjadi lebih berpengalaman dalam berkomunikasi dengan orang lain, logika dan konsep abstrak seperti kata-kata dan simbol menjadi lebih dapat dimengerti.
Membimbing Anak Berbakat.
Orang tua hendaknya memperhatikan bahwa: Pertumbuhan dan perkembangan adalah sama bagi setiap anak, tapi setiap individu berkembang dengan temponya sendiri-sendiri. Karena setiap anak itu unik, jangan membandingkan anak satu dengan anak lainnya.