Kirim soal matematika fisika kimia mu.

soal@gupak.com
atau klik premiumPREMIUM
Kerja Sama Keluarga dan Sekolah Mengasuh Anak
Orang tua dan sekolah adalah mitra. Untuk memastikan perkembangan anak yang sehat, sekolah membutuhkan dukungan dan bantuan orang tua. Oleh karena itu, pihak keluarga dan sekolah harus menjalin hubungan yang erat untuk memahami kinerja anaknya di sekolah, yang pada gilirannya akan memperbaiki koordinasi antara kedua pihak. Partisipasi aktif orang tua dapat meningkatkan sinergi kerja sama keluarga dan sekolah:
  1. Kunjungi sekolah untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai lingkungan sekolah dan pengaturan kurikulum
  2. Amati bagaimana anak Anda belajar di sekolah
  3. Pahami karakteristik pembelajaran dan perkembangan anak. Jangan meminta sekolah untuk memberi tugas menulis kepada anak Anda, terlalu dini, atau melakukan penilaian pada anak Anda menggunakan alat-alat yang tidak tepat seperti dikte, tes dan ujian
  4. Berpartisipasilah dalam aktivitas orang tua yang diselenggarakan sekolah misalnya asosiasi orang tua guru, seminar pendidikan, aktivitas orang tua anak, dan menjadi sukarelawan guru bantu wali murid (parent helpers)
  5. Peliharalah kedekatan hubungan dengan guru untuk memahami pengalaman sehari-hari anak Anda di sekolah
  6. Baca informasi yang diberikan dalam buku pegangan orang tua dan pengumuman yang dikeluarkan sekolah. Manfaatkan surat berkala untuk orang tua, buku pegangan anak dan sebagainya untuk berkomunikasi dengan sekolah apabila perlu
  7. Jika anak Anda alergi dengan jenis makanan tertentu, suhu, barang seharihari atau bahkan mainan, Anda harus menginformasikan hal ini kepada sekolah untuk membuat pengaturan khusus
  8. Manfaatkan saluran komunikasi yang diberikan pihak sekolah. Beri umpan balik dan komentar positif untuk memfasilitasi perkembangan sekolah
mendorong anak belajar
Kembangkan Potensi Anak melalui Pengalaman Belajar yang Komprehensif dan Menyenangkan
Pendidikan anak-anak di usia dini yang berkualitas bertujuan untuk membantu anak berkembang mencapai pertumbuhan yang seimbang dalam bidang etika, intelektual, fiik, keterampilan sosial dan estetika, serta untuk memupuk perkembangan diri seutuhnya. Untuk mencapai tujuan pendidikan anak-anak di usia dini yang berkualitas, permainan dan aktivitas yang bermakna adalah sangat perlu. Lingkungan belajar yang rileks dan menyenangkan akan mengembangkan potensi anak, memupuk minat mereka dalam belajar dan memungkinkan mereka tumbuh besar dengan sehat dan bahagia. Taman Kanak-kanak Berkualitas
  1. tidak memakai kurikulum yang tidak cocok dengan kemampuan anak
  2. tidak meminta anak di taman kanak-kanak untuk menulis
  3. tidak menugaskan terlalu banyak pekerjaan rumah
  4. tidak menugaskan tugas menyalin berulang-ulang
  5. menghindari latihan aritmetika hanya untuk tujuan latihan
  6. menghindari latihan komputer mekanis ? menghindari penyalinan berulang atau menghafal kosakata bahasa Inggris tanpa berpikir
  7. tidak menggunakan dikte, tes, atau ujian sebagai alat penilaian Latihan di atas akan menghambat minat anak dalam belajar dan menghalangi kreativitas.
Orang tua hendaknya mendorong anaknya untuk:
  1. memiliki pikiran yang ingin tahu
  2. mengeksplorasi
  3. mengeksploitasi kreativitas dan imajinasinya
  4. membangun kebiasaan membaca yang baik
  5. percaya diri dalam menyatakan perasaan dan pendapat
  6. mengembangkan minat belajarnya yang meletakkan dasar untuk pembelajaran seumur hidup
Cara menyayangi anak Anda
Semua orang tua menyayangi anaknya. Namun demikian, yang dibutuhkan anak adalah kasih sayang bukan memanjakan. Kasih sayang orang tua merupakan nutrisi esensial bagi anak dan fondasi yang paling penting untuk memelihara hubungan orang tua dan anak. Setiap anak itu unik dalam kaitannya dengan fiik, bakat, karakter dan minat. Orang tua hendaknya memahami dan menerima keunikan anaknya, serta mempunyai harapan yang wajar pada anaknya. Kehidupan itu sendiri adalah proses belajar.
fasilitas anak belajar di rumah.
Anak perlu belajar dengan mencoba dan melakukan kesalahan selama perkembangannya. Orang tua hendaknya menunjukkan kenakalan anaknya, bukan mereka secara pribadi, dan membimbingnya secara sabar. Beri dorongan spesifi ketika anak Anda membuat prestasi bagus, misalnya dengan memuji upaya dan konsentrasinya. Apabila anaknya menemui kendala, orang tua hendaknya memberi mereka dukungan dan dorongan. Selain itu, orang tua hendaknya meluangkan lebih banyak waktu dengan anaknya setiap hari, berbicara dengannya, mendengarkan apa yang mereka katakan dan berempati dengan perasaan dan emosi anak. Dalam mendisiplinkan anak, orang tua hendaknya konsisten dengan pendekatan dan sikap yang diambil. Perilaku mereka hendaknya sesuai dengan ucapannya. Mereka seharusnya menjadi teladan bagi anaknya. Orang tua hendaknya juga bekerja sama dengan guru untuk membantu anak membentuk kebiasaan yang baik dan tumbuh dengan sehat dan bahagia.
cara mengatasi masalah belajar anak.
Beberapa tip tentang “Cara menyayangi anak Anda” bagi referensi orang tua: Sayangi anak Anda tetapi jangan memanjakannya. Miliki harapan yang realistis tentang kemampuan anak. Tunjukkan perhatian baik pada kesejahteraan fiik maupun psikologis Ikutlah merasakan kegembiraan dan kesedihan mereka. Peliharalah komunikasi sehari-hari dengan anak Anda. Bersabarlah apabila anak melakukan kesalahan Tentukan model peran yang baik bagi anak Anda Sering-seringlah memberikan dorongan dan pujian Disiplinkan dengan sewajarnya untuk memperbaiki kenakalan. Peliharalah kerja sama yang baik antara keluarga dan sekolah.