Peran orang tua terhadap anak di dalam keluarga adalah Motivator, fasilitator dan mediator. (1) Motivator, orang tua harus senantiasa memberikan dorongan terhadap anak untuk berbuat kebajikan dan meninggalkan larangan tuhan, termasuk menuntut ilmu pengetahuan. (2) Fasilitator, kunjungan orang tua kesekolah untuk mengetahui perkembangan anak disekolah dan di rumah orang tua harus memberikan fasilitas, pemenuhan kebutuhan keluarga anak berupa sandang, pangan dan papan, termasuk kebutuhan pendidikan.
motivator anak
(3) Mediator, Peran orang tua dituntut menjadi sebagai mediator, hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang media pendidikan baik jenis dan bentuknya, baik media material maupun non material. Dalam pengertian Doyle mengemukan dua peran orang tua dalam pembelajaran yaitu menciptakan keteraturan (establishing order) dan memfasilitasi proses belajar (facilitating learning). Yang dimaksud keteraturan di sini mencakup hal-hal yang terkait langsung atau tidak langsung dengan proses pembelajaran, seperti tata letak tempat duduk, disiplin anak, interaksi anak dengan sesamanya, interaksi anak dengan guru, jam masuk dan keluar untuk setiap sesi mata pelajaran, pengelolaan sumber belajar, pengelolaan bahan belajar, prosedur dan sistem yang mendukung proses pembelajaran, lingkungan belajar, dan lain-lain.
Orang tua harus bertindak sebagai mediasi (perantara, penengah) dalam hubungan kekeluargaan, kemasyarakatan terutama dengan sekolah dan anaklah yang menjadi pelaku utama yang diberika peran penting.
Anak-anak dan remaja pada masa sekarang perlulah mendapatkan perhatian dan bimbingan yang penuh kasih sayang dari kedua orang tuannya dan orang dewasa lainnya dalam rumah tangga (keluarga), agar mereka dapat mengalami pertimbangan dan perkembangan yang terarah kepada kebahagiaannya, antara lain dalam proses belajar. 26Perhatian orang tua, Orang yang selalu membimbing segala aktivitas anak- anak nya salah satu aktivitas yang tidak kalah pentingnya dengan aktivitas lainnya adalah belajar. Bimbingan di sini adalah orang tua mau mengarahkan anaknya menghadapi kesulitan belajar, perhatian orang tua terhadap anak-anak yang sedang belajar.
Peran orang tua dalam hal pendidikan anak sudah seharusnya berada pada urutan pertama, para orang tualah yang paling mengerti benar akan sifat-sifat baik dan buruk anak-anaknya, apa saja yang mereka sukai dan apa saja yang mereka tidak sukai. Para orang tua adalah yang pertama kali tahu bagaimana perubahan dan perkembangan karakter dan kepribadian anak-anaknya, hal-hal apa saja yang membuat anaknya malu dan hal-hal apa saja yang membuat anaknya takut. Para orang tualah yang nantinya akan menjadikan anak-anak mereka seorang yang memiliki kepribadian baik ataukah buruk.